Skoliosis Ringan Vertebra Lumbalis

Skoliosis ringan vertebra lumbalis , mungkin masih asing di telinga masyarakat, namun pada kenyataannya banyak yang mengidap penyakit ini. Secara umum pengertiannya adalah kondisi kelainan pada tulang belakang yang bisa dialami oleh semua usia. 

Namun mayoritas terjadi pada masa remaja atau percepatan pertumbuhan yang terjadi sebelum pubertas. Bisa juga pada orang tua. Penasaran kan bagaimana penjelasan lengkapnya? 

Bagaimana Kondisi Skoliosis Ringan? 

skoliosis ringan vertebra lumbalis

Seperti yang sudah dijelaskan secara sekilas bahwa skoliosis merupakan kelainan pada kurvatura (lengkung tulang belakang) yang mengarah ke samping hingga 10 derajat. Hingga saat ini penyebabnya belum dapat dipastikan. 

Pada umumnya masyarakat Indonesia mengalami skoliosis ringan yang menimbulkan beberapa gejala. Namun akibat lebih lanjut bisa menyebabkan penyempitan volume rongga dada sehingga pernapasan bisa terganggu. 

Jadi ketika tulang belakang Anda sudah miring hingga 10 derajat, maka bisa dikatakan mengalami skoliosis ringan yang bisa saja menimbulkan gejala atau tanda. Namun ada hal yang perlu digaris bawahi bahwa seseorang baru bisa dikatakan mengidap skoliosis ringan jika kelengkungan tulang belakangnya kurang dari 20 derajat akan tetapi lebih dari 10 derajat.

Skoliosis ringan vertebra lumbalis, jika dilihat secara sekilas tidak menunjukkan adanya kelainan. Namun lama-kelamaan jika tidak segera diambil tindakan maka sudut lengkung tulang belakang akan mencapai 20 derajat dan tubuh mulai terlihat tidak simetris. 

Contoh sederhana dan yang paling sering terjadi adalah ketika menggunakan pakaian, maka sisi kanan dan kirinya tidak sama panjang. Skoliosis ringan ini biasanya terjadi di masa pubertas yaitu sekitar 10 hingga 15 tahun. 

Baik perempuan atau laki-laki keduanya bisa saja menderita skoliosis, namun mayoritas dialami oleh perempuan. Sampai sini apakah bisa dipahami dengan baik?

Gejala yang Dirasakan

Sebenarnya tanda dan gejala skoliosis ringan ini sering tidak disadari, bahkan ditemukan secara tidak sengaja. Berikut ini adalah beberapa tanda atau gejala awal yang bisa Anda identifikasi:

  • Bahu kanan dan kiri mulai tinggi sebelah atau tidak simetris. 
  • Tulang belikat terlihat lebih menonjol dibanding sisi yang lainnya. 
  • Begitupun dengan pinggang, tampak tidak simetris juga. 
  • Satu sisi pinggul lebih tinggi dibandingkan sisi yang lainnya. 
  • Pada beberapa remaja perempuan merasa bahwa ukuran payudaranya berbeda. 
  • Sering mengalami nyeri punggung.

Jadi itu dia beberapa gejala yang sering dialami oleh penderita skoliosis ringan. Jika Anda sering mengalami hal di atas, maka segera lakukan pemeriksaan lebih lanjut sebelum terlambat, jangan sampai sudah parah baru berobat. 

Komplikasi Skoliosis Ringan Vertebra Lumbalis 

Skoliosis ringan vertebra lumbalis memang tidak terlihat seperti jenis berat. Namun pada beberapa kasus, menimbulkan komplikasi sebagai berikut jika tidak segera ditangani:

  • Kerusakan Jantung dan Paru-Paru 

Skoliosis ringan jika lama kelamaan dibiarkan akan bertambah sakit dan masuk ke kategori berat. Apabila sudah berada di fase ini maka kemungkinan penyakit lain seperti kerusakan jantung dan paru-paru menghampiri. 

Hal ini dikarenakan rongga dada sudah berubah bentuk dan melakukan penekanan pada jantung dan paru, sehingga penderita sering mengalami sesak napas dan menurunkan kinerja jantung dalam memompa darah. 

  • Masalah Berkelanjutan Pada Punggung 

Komplikasi kedua yang mungkin saja bisa terjadi adalah masalah berkelanjutan pada punggung. Berdasarkan riset yang sudah dilakukan bahwa orang dewasa yang sudah menderita penyakit ini sejak kecil akan berpotensi dan lebih beresiko mengalami nyeri punggung kronis.

Hal tersebut berbanding terbalik dengan mereka yang tidak mengalami skoliosis alias sehat dan normal saja tulang belakangnya. 

  • Derajat Skoliosis Bertambah Berat 

Tahukah Anda bahwa ketika derajat skoliosis semakin berat maka penderita akan mengalami perubahan bentuk secara bertahap. Diantaranya adalah rongga dada yang tampak menonjol, pinggang dan punggung terasa tidak simetris, batang tubuh miring dan masih banyak lagi yang lainnya. 

Hal tersebut tentunya membuat tidak percaya diri dalam menjalani kehidupan sehari-hari dan berpotensi mengganggu jalannya aktivitas. 

Kesimpulan yang bisa ditarik adalah ketika Anda sudah merasa ada perbedaan terhadap bentuk tubuh dan sering nyeri punggung, maka segera periksakan ke dokter sebelum semakin parah. Tujuannya agar mengetahui apa penyebab dan kemungkinan lain yang akan terjadi. 

Setelah itu bisa menentukan apakah bisa diobati hanya dengan menggunakan alat penyangga punggung (korset), pembedahan atau yang lainnya. 

Cara Mengatasi Skoliosis Ringan 

Apabila Anda bertanya bagaimana sih cara mengatasi skoliosis ringan, khususnya vertebra lumbalis? Jangan khawatir, simak beberapa poin di bawah ini hingga selesai ya!

  • Terapi Skoliosis Pada Anak-Anak 

Pengobatan skoliosis sebenarnya tidak terlalu penting untuk dilakukan jika masih tergolong ringan dan tulang belakang bisa lurus seiring bertambahnya umur. Namun tetap harus dipantai dengan rutin melakukan pemeriksaan. 

Anda harus melakukan rontgen untuk langkah awal agar bisa memastikan berapa tingkat keparahannya. Apabila sudah termasuk parah, maka anak akan diminta memakai penyangga tulang belakang.

Perlu digaris bawahi bahwa penyangga tulang belakang ini tidak dapat meluruskan tulang kembali, hanya saja mencegah lengkungan agar tidak semakin parah. Jadi ketika Anda sudah mengetahui diagnosa awalnya dan terlihat gejala yang nyata maka segera pesan ke tempat yang membuat penyangga tulang untuk skoliosis. 

Anak-anak juga harus menggunakannya sepanjang hari agar hasilnya lebih maksimal, kecuali jika sedang berolahraga. Pemakaian penyangga ini juga boleh dihentikan ketika anak sudah mengalami menstruasi (jarak 2 tahun), saat kumis laki-laki mulai tumbuh dan saat tidak ada penambahan yang signifikan pada tinggi badan lagi. 

  • Terapi Skoliosis untuk Orang Dewasa 

Nah bagi orang dewasa biasanya akan diberikan obat pereda nyeri bagi mereka yang sering mengeluh punggung sakit. Bisa juga dengan sintir kortikosteroid agar tidak mengalami tekanan lebih lanjut pada tulang belakang. 

  • Operasi 

Anda tidak perlu khawatir akan operasi karena ini hanya dilakukan ketika sudah masuk dalam kategori parah dan untuk vertebra lumbalis, belum masuk ke tahap ini. 

Tempat Beli Penyangga Tulang Untuk Skoliosis Ringan Vertebra Lumbalis Terbaik

Jika Anda bertanya dimana sih tempat membeli penyangga tulang terbaik di 2021 ini untuk skoliosis ringan vertebra lumbalis? Jawabannya ya hanya di Kurnia Ortopedi. Menyediakan berbagai macam jenis korset sesuai dengan rontgen atau diagnosa awal. 

Fokusnya ada di pengurangan tekanan dan menciptakan kondisi yang tenang agar pertumbuhan bisa berjalan lebih cepat dibanding biasanya. Hal tersebut berlaku untuk korset yang lembut, sedangkan untuk yang berbahan kaku mempunyai tujuan untuk mencegah perkembangan kurva tulang belakang si penderita. 

Jadi Anda tinggal memilih ingin yang mana. Kurnia Ortopedi juga bisa melakukan rontgen kok. Tenang saja, tenaga ahlinya sudah profesional di bidangnya, jadi tetap aman dan terhindar dari malpraktek

Jangan biarkan skoliosis ringan vertebra lumbalis semakin parah dan segera lakukan pemeriksaan atau pembelian penyangga tulang terbaik. Ingat ya hanya di Kurnia Ortopedi, bukan tempat yang lain. Anda bisa langsung membuka website dan melakukan konsultasi pada nomor whatsapp yang tertera. 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *