Donec efficitur, ligula ut lacinia
viverra, lorem lacus.
Skoliosis Lumbal : Terapi Pengobatan yang Sering Dilakukan
Skoliosis Lumbal – Pembengkokan tulang belakang disebut dengan skoliosis. Kelainan skoliosis terjadi pada tulang belakang dari atas hingga ke bawah, mulai dari bagian leher, punggung, dan juga pinggang atau yang biasa disebut dengan skoliosis lumbal.
Umumnya, tulang belakang bengkok dialami oleh para remaja di masa pertumbuhan tanpa ada gejala nyeri. Namun, banyak juga kasus yang diderita oleh orang tua dengan sebutan skoliosis degeneratif yang cenderung menimbulkan rasa sakit.
Daftar Isi
Pengobatan Skoliosis yang Paling Sering Dilakukan

Skoliosis yang tidak segera ditangani secara tepat akan mengakibatkan komplikasi serius. Mulai dari perubahan fisik sampai mengakibatkan masalah lainnya seperti pernafasan. Agar hal tersebut tidak sampai terjadi, seseorang dengan kelainan skoliosis harus menjalani serangkaian perawatan.
1. Obat Pereda Nyeri
Untuk kasus yang masih dalam level ringan, perawatan bisa dilakukan walau tanpa menjalani operasi. Penyembuhan skoliosis bisa dengan mengandalkan obat-obatan untuk meredakan rasa sakit dan nyeri di punggung.
Jenis obat yang dapat digunakan adalah obat anti radang layaknya acetaminophen dan juga ibuprofen. Jika rasa sakit tidak segera mengalami kesembuhan, maka dokter biasanya akan menambah jumlah dosisnya menjadi lebih tinggi atau dengan mengganti dengan obat lainnya.
2. Terapi dengan Korset Penyangga
Salah satu cara untuk mengembalikan posisi tulang belakang menjadi normal pada penderita skoliosis lumbal adalah dengan menggunakan korset penyangga. Korset ini dibuat khusus untuk penyangga sepanjang punggung agar tidak tulang belakang tidak semakin melengkung lebih parah.
Alat untuk terapi penyangga ini disebut dengan istilah bracing dan bisa dipesan melalui kurniaputraortopedi.com, karena sudah berpengalaman untuk urusan pembuatan alat kesehatan, termasuk brace.
Brace sangat bermanfaat untuk mencegah terjadinya lengkungan menjadi sudut lebih kecil, walaupun tidak bisa mengembalikan posisi tulang belakang secara sempurna.
3. Terapi Melalui Gerakan Olahraga Ringan
Jenis terapi lainnya untuk menyembuhkan skoliosis adalah dengan melakukan gerakan olahraga ringan. Contohnya pilates, yoga dan senam. Akan tetapi harus diingat bahwa gerakan yang dilakukan harus sesuai yang diberikan oleh para ahli dan tidak asal-asalan karena efeknya akan buruk pada tulang belakang.
Tujuan dari terapi melalui gerakan olahraga ringan ini demi meningkatkan fleksibilitas dan tulang menjadi lebih kuat. Apabila Anda melakukan yoga, sangat disarankan untuk melakukan meditasi untuk mengatasi rasa nyeri pada punggung.
Teknik meditasi akan membuat Anda semakin fokus dan merasakan ketenangan hati. Sehingga dampaknya akan membuat otot tubuh lebih rileks dan berangsur-angsur mengurangi rasa sakitnya.
Berdasarkan para ahli terdapat beberapa gerakan yang dapat membantu proses pengembalian tulang belakang pada posisi normal, di antaranya.
1. Pelvit Tilt
Posisi ini akan membantu Anda dalam memperbaiki kondisi kelainan skoliosis lumbal yang diderita. Ambil posisi tidur, kemudian tekuk lutut dengan telapak kaki menyentuh lantai. Ratakan bagian punggung sampai benar-benar lurus dengan lantai.
Kencangkan otot sekitar bokong dan perut, tahan 5 detik dan bernafaslah secara normal. Ulangi senam dengan posisi pelvit tilt setiap hari sebanyak dua set untuk hasil maksimal. Setiap satu set terdiri dari 10 x 5 detik. Usahakan istirahat di setiap setnya.
2. Cat Camel
Tahan tubuh menggunakan kedua tangan dan lutut sehingga wajah dapat menghadap ke lantai. Pastikan tangan kiri dan kanan sejajar demikian pula pada lutut juga harus sejajar, kemudian tarik napas sampai tulang punggung naik ke atas.
Latihan ini juga digunakan untuk mengobati pernapasan yang bermasalah. Lakukan gerakan yang sama sebanyak sepuluh kali, rutin setiap hari.
3. Double Leg Abdominal Press
Tubuh terlentang di atas matras, kedua tangan berada tepat di samping tubuh. Angkat kaki kiri keatas lalu bengkokkan pada bagian lutut. Naikkan kaki kanan lalu letakkan di atas kaki kiri yang sudah dibengkokkan terlebih dahulu.
Lakukan pada kaki kanan seperti yang telah dilakukan sebelumnya. Senam dengan gerakan ini membuat lutut dan pinggul yang ditekuk akan membentuk sudut lurus 90 derajat. Anda harus menahan posisi kaki kanan di atas kaki kiri dan sebaliknya selama beberapa detik.
Setelah melakukan gerakan tersebut, angkat kaki kiri dan kanan, kemudian tekuk lutut di udara. Tahan dengan durasi tiga tarikan nafas. Lakukan gerakan senam tersebut dengan teratur setidaknya 10 kali untuk hasil maksimal.
- Terapi Pijat yang Dilakukan oleh Ahli Ortopedi
Alternatif lainnya yang dapat dilakukan untuk mengembalikan posisi tulang belakang pada skoliosis lumbal adalah dengan mengikuti terapi pijat. Anda harus melakukannya dengan ahli yang sudah terbukti menyembuhkan banyak pasien.
Tulang punggung adalah tempat berkumpulnya saraf inti yang sangat vital, maka terapi pijat harus benar-benar dilakukan oleh ahli profesional. Memijat dengan sembarangan justru akan memperparah kondisi tulang belakang.
Pergilah ke ahli ortopedi untuk mendapatkan penanganan terapi pijat dengan baik dan maksimal. Sehingga Anda dapat merasakan khasiatnya dengan bukti berkurangnya tengkungan pada tulang belakang.
- Menjalani Operasi untuk Mengobati Skoliosis
Apabila kasus skoliosis yang Anda derita sudah cukup parah dan tidak bisa ditangani dengan terapi, langkah selanjutnya yang harus diambil adalah tindakan operasi. Lengkungan lebih dari 50 % harus dioperasi karena akan membawa efek buruk bagi organ dalam seperti jantung dan paru-paru.
Ikuti saran dokter untuk melakukan operasi karena itu akan mengubah hidup Anda. Biasanya operasi skoliosis lumbal akan berlangsung cukup lama kurang lebih 8 jam.
Jenis Operasi Penyembuhan Skoliosis
Operasi untuk memperbaiki lengkungan tulang belakang terdiri dari beberapa jenis, di antaranya adalah sebagai berikut:
1. Fungsi Tulang Belakang Insitu
Operasi jenis ini dilakukan agar bisa mengembalikan posisi tulang belakang yang sudah melengkung ke samping. Operasi pembedahan ini dilakukan untuk menempatkan batang pengait untuk menyangga cangkokan di tulang belakang.
2. Hemi Epiphysiodesis
Prosedur ini dilakukan untuk mengobati pasien dengan tulang belakang yang tidak sempurna atau cacat dari lahir. Tujuan dilakukannya operasi ini untuk menghentikan pertumbuhan lengkungan agar tidak semakin parah.
3. Hemivertebra Resection
Operasi yang dilakukan pada orang yang tulang belakangnya tidak normal ini dilakukan dengan mengangkat bagian tulang belakangnya kemudian disambung kembali. Tentu dengan memasangkan alat penyangga agar tulang semakin kuat.
Berbagai Pertimbangan untuk Menentukan Pengobatan Skoliosis
Cara melakukan pengobatan pada skoliosis lumbal cukup beragam. Dokter memiliki beberapa pertimbangan untuk melakukan tindakan pengobatan, antara lain:
- Jenis kelamin
- Usia
- Tingkat keparahan lengkungan tulang belakang
- Pola lengkungan tulang belakang
Dengan berbagai pertimbangan inilah, dokter ortopedi mengambil keputusan untuk melakukan penanganan pengobatan dengan jenis apa. Pasalnya, tanpa adanya faktor pertimbangan yang diambil akan membuat kerusakan tulang belakang semakin buruk.
Tidak dapat dipungkiri bahwa kelainan penyakit tulang belakang bengkok ini bisa dialami oleh anak laki-laki maupun perempuan. Namun, ternyata untuk anak perempuan tingkat keparahannya jauh lebih tinggi dibanding dengan anak laki-laki.
Belum ada penelitian tentang kepastian mengapa anak perempuan cenderung lebih tinggi level parahnya. Walaupun demikian, orang tua harus selalu waspada dan memeriksakan kondisi tulang anak sejak dini demi pencegahan lebih awal.