Skoliosis Bawaan Lahir Pada Bayi dan Anak Sebelum Fakta Parah

Skoliosis Bawaan Lahir  – Skoliosis bawaan lahir dikenal sebagai skoliosis kongenital merupakan kondisi kelainan tulang belakang yang dialami oleh seseorang sejak ia masih dalam kandungan. Kelainan tulang belakang skoliosis menyebabkan posisi tulang membengkok hingga membentuk huruf seperti C atau S.

Kondisi skoliosis bawaan ini sebenarnya cukup jarang terjadi, meski begitu kelainan ini sebenarnya tidak dapat diabaikan. Dibutuhkan pengecekan secara rutin oleh ahlinya untuk memastikan bahwa kondisi tidak akan memburuk.

Gejala Penderita Skoliosis Bawaan Lahir Pada Bayi dan Anak

skoliosis bawaan lahir
@orami

Kelengkungan pada tulang belakang ini dapat menyebabkan beberapa gangguan tubuh baik gangguan pertumbuhan dan sebagainya. Bagi orang tua, sangat penting untuk mengetahui gejala skoliosis bawaan lahir agar dapat memberikan tindakan yang tepat bagi buah hati:

  1. Kondisi bahu pada bayi di bagian kiri dan kanannya tidak rata alias miring. Anda bisa melihat apakah salah satu bagian bahu lebih menonjol dari yang lainnya.
  2. Garis pinggang terlihat tidak rata atau membelok ke salah satu sisi
  3. Rotasi leher menimbulkan kepala miring ke salah satu arah
  4. Umumnya anak dengan kelainan skoliosis bawaan juga akan mengalami masalah ginjal, kandung kemih hingga sistem saraf. Hal ini dikarenakan tulang belakang yang terbentuk bersamaan dengan sistem organ lainnya di minggu awal kehamilan.
  5. Gangguan kesehatan yang terkait sumsum tulang belakang dan tulang belakang seperti mati rasa dan kelemahan. Namun kasus ini cukup jarang terjadi
  6. Tulang rusuk terlihat lebih tinggi dari sisi lainnya
  7. Pinggul bayi terlihat lebih tinggi dari sisi lainnya

Perawatan yang Diberikan untuk Skoliosis Bawaan Lahir

Skoliosis bawaan terjadi pada bayi bahkan sebelum kelahirannya atau saat bayi tersebut masih di dalam kandungan ibu. Lengkungan pada tulang belakang bayi yang abnormal ini bertumbuh dengan menekuk baik ke arah kiri atau kanan dan membentuk C atau S. Dibutuhkan perawatan agar kondisi tidak memburuk.

  1. Observasi Secara Teliti

Perawatan mendasar yang harus diberikan pada anak dengan kondisi kelainan skoliosis bawaan ini adalah pengamatan atau observasi secara teliti. Observasi harus dilakukan di tangan ahlinya agar dapat ditentukan tindakan yang tepat ntuk penanganan.

Orangtua sebaiknya membawa anak ke ahli bedah ortopedi secara rutin agar kemungkinan perkembangan kurva dapat dipantau. Observasi bisa menggunakan pemeriksaan fisik maupun rontgen dengan sinar X. Pemeriksaan rutin harus terus dilakukan hingga anak mencapai masa remaja.

Hal ini karena pada masa remaja, pertumbuhan terjadi sangat pesat sehingga berpengaruh terhadap kondisi skoliosis. Ada kalanya pertumbuhan pesat masa remaja membuat tulang belakang menjadi normal atau justru memicu kelengkungan kurva lebih progresif.

  1. Pemasangan Scoliosis Bracing

Pemasangan scoliosis bracing atau korset skoliosis memang cukup jarang dilakukan untuk penderita skoliosis bawaan atau skoliosis kongenital. Hal ini karena pada tulang belakang bayi baru lahir, kurva cenderung lebih kaku sehingga kurang menanggapi kekuatan lembut dari korset.

Namun, untuk kasus tertentu penggunaan korset skoliosis dianggap cukup membantu untuk menyangga tulang belakang agar lebih kuat. Keberadaan penyangga juga akan membuat bayi merasa nyaman. Korset skoliosis dipakai setiap waktu kecuali saat bayi mandi.

  1. Terapi Latihan

Perawatan lain yang bisa dilakukan untuk penderita skoliosis adalah terapi latihan. Untuk orang dewasa, terapi yang diberikan berupa pilates dan yoga khusus. Terapi ini bertujuan untuk membantu mengurangi rasa nyeri dan mengatasi masalah fleksibilitas.

Latihan terapi ini akan dipandu oleh fisioterapis untuk meningkatkan keseimbangan tubuh dan kekuatannya.

  1. Bedah Skoliosis

Ini merupakan tahap perawatan paling akhir yang harus diambil apabila cara lain tidak menunjukkan pengaruh baik terhadap skoliosis. Bedah juga hanya akan dilakukan jika skoliosis pada bayi pada tahap sedang hingga parah.

Pada beberapa kasus skoliosis kongenital, perawatan bedah merupakan solusi paling tepat. Bedah yang dilakukan termasuk menghilangkan tulang belakang ekstra serta beberapa fusi tulang belakang yang menyatu.

Operasi fusi terkadang diikuti juga pemasangan casting yang melibatkan instrumen batang logam. Batang logam dipasang di tulang belakang agar koreksi kurva bisa dipertahankan.

  1. Vertebral Body Tethering

Prosedur vertebral body tethering termasuk ke dalam salah satu prosedur bedah yang dilakukan dengan menempatkan kabel di sepanjang satu sisi pada tulang belakang. Kabel yang ditempatkan ini berfungsi untuk menahan pertumbuhan tulang belakang ke satu sisi.

Kabel tersebut memungkinkan bagian tulang belakang tumbuh ke arah lurus dan tidak miring.

Penyebab Terjadinya Kelainan Skoliosis Tulang Belakang Bawaan

Seperti yang diketahui bahwa skoliosis bawaan sudah terjadi semenjak awal kehamilan ketika tulang belakang belum terbentuk sepenuhnya. Berikut beberapa penyebab timbulnya skoliosis bawaan:

  1. Tulang atau vertebrata di bagian belakang tidak terbentuk normal sejak di dalam kandungan
  2. Hanya sebagian tulang saja yang terbentuk sejak di dalam kandungan
  3. Satu atau beberapa tulang belakang tidak terbentuk
  4. Tulang yang terbentuk tidak dapat dipisahkan sebagaimana tulang normal
  5. Pada beberapa kasus, tulang belakang anak juga bisa mengembangkan kurva lainnya ke arah berlawanan seperti di bawah atau di atas area skoliosis untuk mempertahankan postur saat bergerak.

Pesan Korset Skoliosis untuk Semua Umur di Kurnia Putra Ortopedi

Kurnia Putra Ortopedi adalah perusahaan asli anak negeri yang bergerak di bidang ortotik prostetik. Ada berbagai produk kesehatan tulang yang dihasilkan oleh kami seperti kaki palsu, tangan palsu termasuk korset skoliosis. Kami menghadirkan berbagai keunggulan yang layak untuk Anda pertimbangkan:

  1. Didukung Tenaga Profesional

Perusahaan kami didukung oleh tenaga ahli dan profesional yang telah memproduksi berbagai produk ortotik prostetik sejak lebih dari 13 tahun yang lalu. Pengalaman selama belasan tahun tersebut telah memberikan kami pengetahuan dan teknik yang mumpuni dalam menghasilkan produk terbaik.

Kami juga sudah melayani berbagai klien dengan bermacam keluhan baik skoliosis berat, sedang atau yang ringan. Kami juga menangani klien dari berbagai rentang usia mulai dari bayi 0 sampai 3 tahun, anak-anak, remaja hingga orang dewasa.

  1. Desain Korset Memenuhi Standar

Korset skoliosis yang kami produksi didesain dengan memperhatikan standar kesehatan yang berlaku agar aman dan memberikan hasil terbaik. Kami juga hanya menggunakan material terbaik agar tidak menyebabkan alergi pada kulit.

Material yang kami gunakan untuk membuat korset skoliosis adalah plastik Polypropeline untuk mengoreksi deformitas, material kulit sebagai strap dan padding koreksi dari bahan spons.

  1. Konsultasi Gratis

Kami menyediakan layanan konsultasi gratis untuk Anda yang ingin bertanya lebih lanjut terkait produk korset skoliosis. Kami akan berusaha semaksimal mungkin memberikan jawaban terbaik yang memuaskan Anda.

  1. Menerima Custom

Agar anak mau mengenakan korset skoliosis, kami menerima permintaan custom berupa gambar atau warna khusus agar korset tampak menarik.

Perawatan yang diberikan untuk bayi dengan kondisi skoliosis bawaan lahir sangat bergantung kepada lokasi kelainan tulang belakang maupun kemungkinan kondisi memburuk pada masa mendatang. Oleh karena itu gunakan korset skoliosis dari Kurnia Putra Ortopedi untuk mencegah skoliosis makin parah.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *