Donec efficitur, ligula ut lacinia
viverra, lorem lacus.
Prosedur Rontgen Skoliosis yang Benar
Rontgen Skoliosis – Seperti yang telah diketahui bahwasanya skoliosis merupakan salah satu jenis kelainan tulang belakang yang bisa menyerang anak-anak hingga orang tua. Oleh karena itu untuk mengetahui seberapa besar tingkat keparahannya perlu dilakukan rontgen skoliosis.
Tujuannya agar mengetahui tindakan apa yang paling tepat. Secara sekilas teknik rontgen ini dilakukan terpisah berdasarkan regio tulang belakang, diantaranya adalah torakal, lumbal, servikal dan sakral. Penasaran bagaimana prosedur lengkapnya? Cek informasi di bawah ini ya!
Daftar Isi
Prosedur Rontgen Skoliosis

Sebenarnya rontgen tulang belakang tidak perlu persiapan khusus atau seribet ketika ingin melakukan pembedahan. Namun alangkah baiknya Anda bertanya kepada tempat, klinik atau dokter yang didatangi untuk mengetahui prosedur umumnya.
Apabila tempat yang Anda datangi menerapkan prosedur ini dengan baik, berarti layak untuk dipercaya. Ini dia informasi lengkapnya!
Persiapan Pasien
Prosedur yang pertama sudah jelas adalah persiapan pasien yang meliputi:
- Informed Consent
Pada tahap ini pasien diberikan penjelasan kenapa tindakan rontgen penting untuk dilakukan , termasuk resiko dan indikasi pemeriksaan. Apabila kondisi pasien sudah masuk gawat darurat, maka informed consent secara langsung tidak dapat dilakukan.
Tapi tenang saja, sebagai gantinya keluarga pasien atau orang lain yang mewakili akan mendapatkan informasi ini. Jika Anda datang ke sebuah tempat rontgen tapi tidak melewati tahap ini di awal, maka perlu diragukan.
- Pemeriksaan Identitas dan Label
Sama seperti periksa pada umumnya, sebelum dilakukan rontgen maka pasien harus mengisi data diri seperti nama lengkap, nomor rekam medis, tempat dan tanggal lahir, posisi, letak pemeriksaan yang diminta dan tanggal pemeriksaan.
Jadi Anda harus memberikan data diri selengkap dan sebenar-benarnya agar memudahkan dalam proses pemeriksaan.
- Persiapan Lain
Jangan kaget jika ketika rontgen skoliosis Anda diminta untuk melepas pakaian, menggunakan gaun pemeriksaan, melepas kawat bra (wanita), perhiasan dan segala hal yang melekat pada tubuh. Hal ini bukan tanpa tujuan agar kualitas foto baik dan akurat.
Peralatan yang Digunakan
Prosedur yang kedua berkaitan dengan peralatan yang digunakan pada saat rontgen. Beberapa yang paling populer adalah X-ray generator, X-ray film, X-ray cassette, X-ray portable dan masih banyak lagi yang lainnya (asalkan bisa dibawa ke tempat tidur dan ruang gawat darurat).
- X-ray Generator
X-ray generator adalah alat utama yang dilakukan untuk pemeriksaan rontgen penderita skoliosis. Biasanya terdapat 3 bagian utama yaitu x-ray tube, unit kontrol dan terakhir sumber listrik dengan tingkat ketegangan yang tinggi.
- X-ray Cassettes
X-ray cassettes ini biasanya berbentuk kaku dengan bagian belakangnya terbuat dari timah. Tujuannya untuk mengurangi backscatter dan dilengkapi dengan kain atau karet untuk screen film system. Pada bagian depannya terbuat dari karbon atau plastik.
- X-ray Films
Apabila tempat yang Anda datangi menggunakan alat X-ray films, maka gambar yang akan ditampilkan pada hasil radiografi terdiri dari emulsi, AgBr (silver bromide) yang mana ketika terpapar oleh cahaya maka akan memunculkan ion perak dan elektron.
Sayangnya X-ray films sudah banyak tergantikan oleh model digital dan sistem canggih lainnya.
- Meja Baring
Peralatan selanjutnya yang sesuai prosedur rontgen kelainan tulang belakang adalah meja baring. Dilengkapi dengan matras agar memberikan efek kenyamanan pada pasien ketika ia diminta tidur dengan posisi terlentang.
- Mesin X-ray Portable
Selain beberapa peralatan di atas, juga ada mesin X-ray portable yang bisa dipindah dengan mudah sesuai keinginan. Biasanya mesin ini digunakan ketika situasi gawat darurat. Jadi pasien tidak perlu mendatangi ruangan, tapi tenaga medis yang akan mendatangi.
Posisi Pasien
Ternyata pada rontgen skoliosis, posisi pasien juga ada prosedurnya. Seperti yang dijelaskan di atas bahwasanya rontgen bisa dilakukan pada regio servikal, torakal, sakral dan lumbal. Berikut ini penjelasannya:
- Rontgen Servikal
Teknik rontgen yang pertama ini bisa dilakukan dengan beberapa posisi yaitu anteroposterior dan lateral.
Lateral Servikalis
Rontgen pada lateral servikalis bisa dilaksanakan dengan posisi recumbent lateral atau erect lateral. Erect lateral dilaksanakan dengan leher fleksi, tujuannya untuk memperlihatkan C1 dan C2.
Posisi pasien harus tegak ke depan agar sinar sentrasi pada tulang belakang berhasil mencapai setinggi dagu dan memperoleh hasil yang maksimal. Sedangkan pada posisi recumbent lateral, pasien harus tidur terlentang.
Film rontgen biasanya diletakkan di sebelah leher. Sinar sentrasi berbentuk horizontal sepanjang kurang lebih 2-3 cm kaudal mastoid tip.
Hasil yang didapatkan pada posisi lateral adalah gambaran korpus tulang belakang, spinosus, apofiseal, diskus invertebralis dari mulai C1 hingga C7. Ketika pasien menjalani rontgen ini maka harus dipastikan tidak ada rotasi kepala karena akan menyebabkan superimpose pada kedua ramus mandibula.
Selain itu rotasi badan juga tidak diperbolehkan karena akan mengakibatkan superimpose kiri atau kanan sendi apofiseal. Pasien harus menurunkan bahu serendah mungkin agar C7 terlihat jelas.
Anteroposterior Servikalis
Rontgen skoliosis pada posisi ini dapat dilakukan pada posisi erect atau supinasi yaitu kepala pasien menghadap lurus ke depan dan tangannya di samping. Sinar sentrasi dilakukan terhadap C4 dengan besaran sudut 15-20 derajat.
Anteroposterior Open Mouth Servikalis
Sebenarnya posisi pasien pada anteroposterior open mouth ini sama dengan anteroposterior servikalis. Hanya saja ada sedikit pembeda, ketika paparan dimulai pasien diminta untuk membuka mulut selebar-lebarnya.
Pasien juga harus membuka rahang bawah, namun kepala tidak boleh berubah. Lidah juga diusahakan tetap berada di dasar mulut.
- Teknik Rontgen Torakal
Pada teknik ini ada beberapa posisi pengambilan oto diantaranya adalah anteroposterior thorakalis yang mana pasien harus tidur terlentang dengan menekuk lutut agar kifosis terlihat. Kedua Lateral Torakalis dan ketiga oblique atau posterior toraks.
- Teknik Rontgen Lumbalis
Teknik rontgen skoliosis selanjutnya adalah lumbalis yang hampir sama dengan sebelumnya yaitu bisa dilakukan dengan berbagai posisi. Pertama anteroposterior atau posteroanterior lumbal.Kedua oblique atau anterior lumbal.
Ketiga lateral lumbal. Keempat lateral L5-S1 dan terakhir proteksi aksial L5-S1. Siapa yang berhak menentukan posisi rontgen? Jawabannya adalah tenaga ahli.
Dan masih banyak lagi teknik rontgen yang lainnya. Bisa jadi antara satu pasien dengan lain diterapkan teknik berbeda, tergantung keputusan tenaga ahli atas beberapa pertimbangan.
Mau Pesan Korset Skoliosis yang Bagus dan Terpercaya ? Kurnia Putra Ortopedi Solusinya
Bila rontgen skoliosis sudah anda lakukan sesuai prosedur yang benar secara medis. Kamu juga bisa pesan korset skoliosis dan sejenisnya di Kurnia putra ortopedi. Dengan staf yang ahli dan berpengalaman, kurnia putra ortopedi akan melayani dengan sepenuh hati, dan pembuatan korset skoliosis dan sejenisnya secara costum. Selain itu anda juga bisa konsultasi seputar permasalahan skoliosis dengan tim ahli kami tanpa dipungut biaya atau gratis.
Untuk info lebih lanjut silahkan hubungi admin kami ya, via tombol whatsaap yang ada. Semoga setelah rontgen skoliosis dan pemesanan korset skoliosis , kondisi akan membaik sebagaimana klien klien kami yang ada sebelum anda.