Rangkaian Pengobatan Klinik Skoliosis Terbaik Indonesia

Klinik Skoliosis – Menderita kelainan skoliosis menjadi kondisi yang sangat tidak nyaman. Selain rasa sakit yang harus dirasakan, postur tubuh juga berubah seiring dengan berjalannya waktu. Maka dari itu, menemukan klinik skoliosis terbaik harus dilakukan, supaya bisa mengembalikan posisi tulang belakang seperti semula.

Terdapat beberapa jenis tindakan yang akan dilakukan oleh pihak klinik untuk membantu penderita sembuh dari skoliosis. Tentu, sebagai pasien Anda harus melakukan apa yang diminta oleh pihak rumah sakit agar mempercepat proses penyembuhan.

Rangkaian Pemeriksaan untuk Mendiagnosa Skoliosis

klinik skoliosis
mayapadahospital

Sebelum memberikan diagnosa terhadap kelainan skoliosis, perlu dilakukan beberapa tes dan pemeriksaan. Cek punggung mulai dari posisi berdiri, duduk, hingga tidur menjadi salah satu rangkaian tes yang harus dilalui. Selain itu, juga harus dilihat apakah posisi bahu dan pinggang dalam kondisi simetris atau tidak.

Pihak dari klinik skoliosis yang sudah Anda pilih akan melakukan berbagai rangkaian pemeriksaan untuk menentukan seberapa parah tingkat skoliosis yang diderita. Anda juga akan diminta untuk membungkukkan badan untuk mengecek berapa sudut lengkungan tulang belakang, mulai dari atas hingga ke bawah.

Berbagai Macam Tes Pencitraan Bagi Penderita Skoliosis

Untuk mengetahui sejauh mana kelainan skoliosis yang Anda derita, tidak hanya sebatas bisa dilakukan melalui tes posisi tubuh saja. Namun, ada beberapa tes citra yang harus dilalui agar segera diketahui kondisi sebenarnya, di antaranya:

1.     X-Ray atau Foto Rontgen

Teknik X-ray ini dilakukan beberapa kali sesuai dengan regio tulang belakang. Mulai dari lumbal, torakal, servikal dan sakral. Agar semakin akurat, pemeriksaan harus dilakukan terhadap dua sisi, kiri dan kanan. Tes ini dilakukan untuk mendapatkan gambar tulang belakang pasien.

2.     MRI Scan

Tes dengan memanfaatkan gelombang radio magnetik ini bisa mendapatkan detail gambar tulang belakang dan juga jaringan yang ada di sekitarnya.

Waktu yang dibutuhkan untuk melakukan MRI scan lebih lama, namun sangat seimbang dengan hasilnya yang sangat detail. Lebih penting, prosedur tes citra yang satu ini tidak menyebabkan Anda terpapar radiasi pengionisasi.

3.     CT Scan

Tes citra untuk mengetahui sejauh apa kelainan skoliosis yang diderita salah satunya menggunakan metode CT Scan. Kombinasi antara mesin x-ray dan komputer agar terbentuk gambar 3D tubuh ini memang terbilang sangat canggih.

Kondisi tulang belakang Anda bisa terlihat dengan jelas dan terperinci melalui teknologi CT Scan yang dilakukan melalui klinik skoliosis terbaik. Bahkan pertumbuhan tidak normal pada tulang belakang juga bisa nampak dengan sangat jelas.

4.     Scan Tulang

Tes citra dengan metode scan tulang ini dibantu dengan cairan radioaktif. Cairan tersebut disuntikkan ke tubuh pasien kelainan tulang belakang, kemudian, cairan tersebutlah yang akan mendeteksi kelainan tulang belakang, didukung dengan alat tertentu. Metode ini juga bisa digunakan untuk melihat peningkatan sirkulasi darah.

Berbagai Macam Pengobatan Skoliosis

Sampai dengan saat ini, belum ada pengobatan yang dapat menyembuhkan skoliosis secara sempurna. Akan tetapi terdapat beberapa metode untuk meredakan gejalanya ataupun mengurangi derajat kelengkungan tulang belakang agar tidak mengalami komplikasi.

Beberapa pengobatan yang umum dilakukan untuk skoliosis adalah sebagai berikut:

1.     Mengkonsumsi Obat Pereda Nyeri

Dokter akan memberikan obat sejenis acetaminophen ataupun ibuprofen untuk mengurangi rasa sakit di punggung. Namun yang perlu diingat, rasa sakit pada tulang belakang ini tidak bisa hilang secara total dengan cara mengkonsumsi obat, hanya saja mengurangi level nyeri pada bagian punggung.

2.     Terapi Brace

Metode lain untuk mengobati skoliosis adalah dengan terapi bracing. Brace merupakan alat yang digunakan untuk memperkuat punggung. Sebenarnya alat ini tidak bisa menyembuhkan, hanya saja mampu mengurangi resiko bertambah melengkungnya tulang belakang.

Jenis brace yang biasanya dipakai terbuat dari bahan dasar plastik dan diberi kontur sesuai dengan posisi tubuh pengguna.

Brace dibuat costum berdasarkan kondisi punggung yang harus disangga masing-masing pasien. Umumnya, brace digunakan sehari-hari untuk menjepit tubuh agar mencegah tulang semakin melengkung.

3.     Operasi Tulang Belakang

Beberapa kasus tulang belakang dengan kondisi parah, memang butuh penanganan lebih melalui operasi. Fusi tulang belakang merupakan jenis operasi untuk penderita kelainan tulang belakang.

Biasanya, dokter yang menangani operasi tulang belakang akan menghubungkan dua atau lebih tulang secara bersamaan agar tidak mengalami pergerakan.

Bahan menyerupai tulang atau tulang dari anggota tubuh lainnya diletakkan di antara tulang belakang. Sekrup atau pengait digunakan untuk menahan bagian tulang belakang, agar tetap dalam kondisi lurus dan tidak mengalami pergeseran.

Pengobatan di Rumah untuk Penderita skoliosis

Selain pergi ke klinik skoliosis untuk mendapatkan perawatan terkait tulang belakang yang melengkung, Anda juga bisa melakukan pengobatan sendiri di rumah. Caranya adalah sebagai berikut:

1.     Latihan Fisik

Latihan fisik yang dilakukan untuk mengurangi tingkat kemiringan tulang belakang adalah dengan rutin melakukan yoga maupun senam. Akan tetapi, Anda tidak bisa melakukan semua olahraga karena kondisi yang sedang diderita. Hindari olahraga yang akan menekan tulang belakang seperti angkat beban.

Latihan fisik ringan yang dapat dilakukan di rumah adalah dengan berbaring secara terlentang dengan posisi lutut ditekuk. Telapak kaki menyentuh lantai dan pastikan juga bahwa punggung menyentuh lantai. Kemudian kencangkan otot perut dan bokong.

Tahan gerakan ini selama 5 detik dan bernafaslah senormal mungkin. Rilekskan otot-otot perut dan bokong setelah melakukan latihan ini. ulangi beberapa kali dan rutin dilakukan setiap hari. Perlu diingat, jangan terlalu memforsir tubuh untuk berolahraga karena efeknya akan buruk bagi tubuh.

2.     Jauhi Pantangan

Saat berkunjung ke klinik skoliosis, Anda akan diminta untuk mengkonsumsi makanan yang dapat menambah kesehatan tulang, seperti buah-buahan, kacang-kacangan, sayur, dan lain sebagainya.

Selain itu, Anda juga disarankan untuk menghindari berbagai pantangan makanan agar tidak memperburuk kondisi tulang. Misalnya makanan berlemak dan tinggi gula.

Selain itu, penderita skoliosis juga dilarang untuk mengkonsumsi alkohol maupun minuman bersoda agar tidak semakin merusak tulang.

3.     Tidur dengan Posisi yang Tepat

Posisi tidur yang tepat akan mengurangi rasa nyeri pada punggung. Selain itu, dengan tidur terlentang dan miring juga bisa sedikit demi sedikit memperbaiki kondisi tulang yang melengkung. Hindari posisi tidur tengkurap karena tidak akan membuat tulang menjadi lebih baik.

4.     Kompres Air Hangat

Untuk mengurangi rasa nyeri, efek dari melengkungnya tulang belakang, sangat disarankan untuk mengompres punggung dengan air hangat. Jangan mengompres punggung dengan air hangat lebih dari 15 menit agar kulit bisa bernapas.

Cara Mencegah Skoliosis

Kondisi kelainan tulang belakang melengkung sebenarnya tidak bisa dicegah secara langsung karena merupakan masalah genetik. Berbeda kasus apabila skoliosis yang diderita didasari oleh penyakit osteoporosis.

Apabila kelainan melengkungnya tulang belakang akibat penyakit osteoporosis, Anda bisa melakukan pencegahan dengan meningkatkan asupan kalsium dan vitamin D, seperti mengkonsumsi makanan sebagai berikut:

  • Sayuran hijau
  • Ikan
  • Telur
  • Daging merah
  • Yogurt

 

Demi mencegah pengeroposan tulang yang berakibat pada kelainan skoliosis, ada baiknya Anda berhenti merokok dan stop minum alkohol. Selain itu, agar dapat mengembalikan postur tubuh sebagai langkah pencegahan skoliosis, biasakan untuk duduk secara benar dan berjalan dengan posisi tegak. Sedangkan klinik skoliosis terbaik adalah Kurniaputraortopedi.com.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *