Jual Jempol Kaki Palsu, Jari Palsu, Kaki Palsu Bawah & Atas Lutut dll

Jual jempol kaki palsu– Seseorang mungkn akan mengalami beberapa gangguan kesehatan yang mengharuskan dilakukannya tindaakn amputasi pada bagian tubuh tertentu, tak terkecuali pada bagian jempol kaki. Meski letaknya tersembunyi namun tetap saja tindakan ini memberi efek menurunnya rasa percaya diri. Untuk itu kini banyak yang jual jempol kaki palsu

Amputasi dapat diartikan sebagai tindakan memisahkan bagian tubuh sebagian atau seluruh bagian ekstremitas, atau dengan kata lain suatu tindakan pembedahan dengan membuang bagian tubuh. 

Kapan Tindakan Amputasi Harus Dilakukan?

jual jempol kaki palsu

jual jempol kaki palsu

Tindakan ini adalah tindakan yang dilakukan sebagai pilihan terakhir ketika masalah organ yang terjadi pada ekstremitas sudah tak dapat lagi diperbaiki dengan menggunakan teknik apapun, atau ketika kondisi organ bisa membahayakan keselamatan tubuh klien secara utuh atau merusak organ tubuh lain seperti timbulnya komplikasi infeksi.

Teknik amputasi ada dua yaitu myodesis dan myoplasty, myodesis yaitu mengikatkan group otot tulang dengan tulang, sedangkan myoplasty ialah menjahitkan otot dengan jaringan lunak pada sisi yang lain yaitu pada otot atau fasia yang ada di sebelahnya. 

Jenis-Jenis Amputasi Berdasarkan Prosesnya

Amputasi Traumatik

Dalam arti luas, istilah amputasi tentu traumatis. Tetapi, jenis amputasi traumatis memiliki acuan pada cara amputasi telah terjadi, misalnya akbat peristiwa kekerasan mendadak dan tidak terduga yang mengakbatkan hilangnya anggota tubuh seseorang. 

Ada berbagai cara bagaimana amputasi ini bisa terjadi, mulai dari situasi berisiko tinggi dan membahayakan seseorang sampai kecelakaan yang terjadi secara tiba-tiba dan tidak menguntungkan. Beberapa contoh peristiwa yang mungkin berakibat pada amputasi traumatk adalah sebagai berikut:

  • Kecelakaan (melibatkan mesin, sering kali terjadi di tempat kerja)
  • Kecelakaan lalu lintas
  • Ledakan danbluka terbakar
  • Sengatan listrik tegangan tinggi
  • Terjepit di dalam gedung atau di pintu mobil

Amputasi traumatis merupakan situasi yang terbilang sangat berbahaya dan sering mengancam jiwa, terutama jika penderita kehilangan banyak darah. Tetapi, karena kemajuan perkembangan dalam ilmu kedokteran, maka prospek kelangsungan hidup telah meningkat pesat. 

Tenaga medis biasanya cepat tiba di tempat kejadian, dan kendaraan dapat mengangkut pasien melalui darat dan udara.

Untuk jenis amputasi traumatis, anggota tubuh tak bisa lagi terpasang, penderita kemungkinan besar akan mengalami operasi besar seperti pembentukan tulang yang tersisa, membersihkan luka (debridement), dan kemuduan menutupnya dengan pencangkokan kulit.  Kondisi ini dapat membutuhkan tak hanya satu prosedur bedah.

Amputasi Bedah

Amputasi bedah sudah menjadi praktik penting di daiam pengobatan selama ribuan tahun. Penyebab dari amputasi bedah ini yang paling umum terjadi karena adanya komplikasi pembuluh darah. 

Ini terjadi saat pasokan darah ke seluruh anggota badan telah hilang, dan menyebabkan suatu gejala yang dapat melemahkan, yang disebut nekrosis. Nekrosis terjadi ketika sel-sel dalam jaringan hidup mati sebelum saatnya).

Jenis amputasi bedah tekadang diperlukan setelah seseorang mengalami cedera traumatis, dan ini dilakukan guna menyelamatkan nyawa seseorang tersebut atau membenarkan tulang mereka, walaupun jaringan-jaringan yang terluka parah tidak bisa dibangun ulang. 

Selain itu, amputasi bedah dilakukan guna menyelamatkan pasien yang mengalami kondisi-kondisi medis berikut ini:

  • PenyakitDiabetes
  • Infeksi jaringan lunak
  • Sarkoma
  • Osteomyelitis
  •  Arteri perifer

Akan tetapi, amputasi bedah umumnya dianggap sebagai pilihan terakhir, dan dilakukan bila anggota tubuh masih bisa diselamatkan maka ahli bedah akan melakukannya.

Amputasi bedah bahkan dilakukan bertahun-tahun. Contohnya, ada beberapa orang yang mengalami rekonstruksi sendi utama. Tetapi, kondisi kian memburuk dari waktu ke waktu, hingga penggantian sendi diperlukan. 

Pembuat Jempol Kaki & Tangan Palsu
0812-8456-8800

Jenis-Jenis Amputasi Berdasarkan Area Amputasi

Amputasi Kaki

Amputasi tungkai bawah bervariasi mulai dari pengangkatan sebagian jari kaki, jempol kaki hingga seluruh kaki dan bagian panggul. Untuk lebih lanjut, mari lihat jenis-jenis amputasi tungkai di bawah ini:

  • Amputasi bagian bawah kaki. Ini umumnya melibatkan pemotongan satu bahkan beberapa jari kaki. Amputasi ini akan mempengaruhi keseimbangan ketika berjalan. Apalagi jika yang di amputasi adalah jempol kaki. Nah, kini banyak sekali yang jual jempol kaki palsu untuk menyiasati-nya. 
  • Pemisahan pergelangan kaki. Ini merupakan amputasi di bagian pergelangan kaki, dan orang masih bisa bergerak tanpa perlu kaki palsu.
  • Amputasi di bawah lutut. Ini adalah amputasi di seluruh bagian di bawah lutut yang tetap mempertahankan fungsi sendi pada lutut.
  • Amputasi sampai lutut. Ini merupakan pengangkatan tungkai bawah dan lutut secara bersamaan. Kaki yang buntung dapat menopang berat tubuh apabila seluruh tulang paha dipertahankan.
  • Amputasi di atas lutut. Ini merupakan amputasi kaki yang melibatkan bagian kaki di atas sendi lutut.
  • Pemisahan panggul. Ini adalah amputasi yang melibatkan seluruh bagian kaki dan tulang paha. 

Amputasi Lengan

Amputasi lengan pun bervariasi, mulai dari pengangkatan sebagian jari hingga seluruh lengan dan bagian bahu. Untuk lebih lanjut, mari kita lihat jenis-jenis amputasi lengan berikut ini:

  • Amputasi bagian jari tangan. Amputasi bisa mencakup ujung jari dan bagian dari jari. Jempol adalah bagian yang sering diamputasi, dan hilangnya jempol bisa membuat Anda kesulitan untuk menggenggam dan mengambil suatu benda. Meski demikian, ini bukan berarti bahwa kehilangan jari yang lain taj akan mengubah hidup Anda.
  • Hilangnya jari lain selain jempol memang masih membuat Anda dapat menggenggam, namun sekali lagi akan kurang presisi.
  • Amputasi metakarpal. Ini melibatkan pengangkatan seluruh jari tangan, akan tetapi masih meninggalkan pergelangan tangan dengan utuh.
  • Pemisahan pergelangan tangan. Amputasi ini melibatkan proses pengangkatan tangan dan sendi pergelangan tangan.
  • Amputasi di bawah siku. Ini merupakan amputasi bagian tubuh di bawah siku.
  • Pemisahan siku. Ini merupakan amputasi lengan bawah pada siku.
  • Amputasi bagian atas siku. Amputasi ini melibatkan adanya proses pengangkatan lengan atas.
  • Pemisahan bahu. Ini merupakan  pengangkatan seluruh lengan, termasuk di antaranya tulang belikat dan tulang leher.

Gejala-Gejala Amputasi

Ada beberapa gejala amputasi yang sering timbul, di antaranya adalah:

  1. Rasa nyeri 
  2. Pendarahan (tergantung pada lokasi dan jenis cedera yang dialami).
  3. Kerusakan jaringan tubuh, namun sebagian jaringan bisa saja masih terhubung dengan otot, tulang, sendi, atau kulit.
  4. Gangguan psikologi, seperti rasa marah, depresi, trauma, stress

Komplikasi Apa Saja yang Dapat Terjadi dalam Proses Amputasi?

  • Komplikasi-komplikasi yang terjadi setelah dilakukan operasi amputasi antara lain :
  • Hematoma (pendarahan dalam)
  • Infeksi
  • Nekrosis (matinya jaringan sekitar organ)
  • Kontraktur, yaitu terjadinya kaku sendi stsu sendi tidak dapat bergerak melalui seluruh ruang gerak yang bersangkutan.
  • Neuroma Traumatik. Yaitu suatu neoplasma (tumor) yang sebagian besar terdiri dari sel dan serabut syaraf juga merupakan suatu tumor yang tumbuh dari suatu syaraf.
  • Phantom Sensation.
  • Gangrene. Adapun gangrene ini terbagi menjadi dua tipe yaitu gangrene kering, gangrene kering merupakan kematian dari suatu bagian tubuh, umumnya anggota gerak, disebabkan oleh ischemia tanpa adanya udema atau infeksi mikroskopik. 

Gangrene basah, gangrene basah ini disebabkan oleh bagian busuk yang mengalami pembengkakan, organ atau anggota gerak yang terjadi setelah sumbatan arterial atau kadang sumbatan vena yang sering disertai timbulnya infeksi.

Pencegahan Amputasi

Bagi penderita sebagian diabetes, ada beberapa cara untuk mencegah amputasi pada kaki, yaitu:

  1. Periksalah kondisi kaki secara rutin setiap hari.
  2. Jangan pernah meremehkan nyeri pada kaki.
  3. Guntinglah kuku secara rutin.
  4. Pastikan pula lantai terbebas dari benda tajam.
  5. Selalu pakai alas kaki, tak terkecualu di rumah.
  6. Beli sepatu dan kaos kaki yang nyaman dipakai, serta periksa dahulu sebelum digunakan. 

Alternatif Pasca-amputasi

Namun jika Anda atau keluarga dekat Anda yang telah melalui proses amputasi pada bagian tubuh tertentu, maka kadang kala menimbulkan trauma psikis dan menurunnya rasa percay diri, bukan? Nah, untuk menyiasatinya, Anda perlu:

  1. Rajinlah merawat bekas amputasi. Bagian tubuh yang telah terpotong sangt rentan terjangkit bakteri yang menyebabkan infeksi. Maka Anda harus rajin merawatnya.
  2. Pulihkan trauma psikis pasien
  3. Tetap beri motivasi kepada pasien bahwa amputasi bukan akhir dari segalanya.
  4. Terakhir, Anda pun dapat mencari bagian tubuh pengganti seperti kaki palsu, jari palsu, tangan palsu dan sebagainya. Anda tak perlu bingung karena kini banyak sekali yang jual jempol kaki palsu, kaki palsu, bahkan tangan palsu dengan kualitas terbaik.

Jika dirasa bagian tubuh palsu seperti jempol kaki palsu yang terlalu keras maupun menyebabkan iritasi pada kulit bekas amputasi, maka Anda perlu konsultasikan dengan dokter dan berupaya mencari penjual jempol kaki palsu yang terpercaya.

Pembuat Jempol Kaki & Tangan Palsu
0812-8456-8800

Mengapa Perlu Adanya Anggota Tubuh Palsu?

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwa penderita atau pasien amputasi tentu mengalami tekanan, rasa tak percaya dan terkadang masih merasakan keberadanna bagian tubuh yang telah diputasi. Memang anggota tubuh palsu tak bersifat segera. Namun lambat laum, ketika pasien telah kembali ke aktivitas semula, tentu akan timbul rasa kurang percaya diri. 

Dari sini, para pengrajin yang jual jempol kaki palsu sangat berarti keberadaannya. Umumnya memang tak hanya jempol kaki palsu yang tersedia namun juga bagian tubuh lain yang berguna untuk menutupi kekurangan pasien amputasi. 

Sekedar saran, pastikan Anda membeli jempol kaki palsu di tempat yang terpercaya. Karena biasanya, bahan silikon yang digunakan bisa jadi menimbulkan efek alergi pada tubuh pasien. Maka pastikan yang Anda beli memiliki kualitas dan dibuat dari bahan terbaik. Pastikan pula bahwa mereka yang jual jempol kaki palsu telah memiliki track record baik dan banyak testimoni dari konsumen.

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

× WhatsApp