Amputasi Kaki Karena Diabetes : Penanganan & Pencegahannya

Amputasi Kaki Karena DiabetesPenyakit diabetes merupakan penyakit kronis yang perlu kita waspadai. Komplikasi penyakit diabetes cukup serius karena dapat merusak organ vital, penglihatan hingga organ gerak. Bahkan tak jarang penderita penyakit ini harus menjalani amputasi kaki karena diabetes.

Tingkat keparahan penyakit diabetes ini akan terjadi jika Anda tidak segera menangani gejala yang muncul sejak stadium awal. Demi menjaga kesehatan organ, para penderita diabetes harus melakukan pemeriksaan secara rutin agar kadar glukosa tetap terpantau.

Mengenal Tipe Penyakit Diabetes

Amputasi Kaki Karena Diabetes
Amputasi Kaki Karena Diabetes

Secara teori, penyakit diabetes ialah penyakit kronis karena adanya gangguan insulin sehingga kadar gula darah menjadi sangat tinggi. Insulin merupakan hormon yang bertugas menjaga agar kadar gula darah tetap stabil dan mengatur metabolisme lemak, protein dan karbohidrat. 

Sementara kelenjar yang menghasilkan hormon insulin ialah kelenjar pankreas. Kadar glukosa dalam darah yang terlalu tinggi inilah yang menyebabkan penyakit diabetes. Dengan kata lain, tubuh tak mampu menggunakan gula darah dalam sel, sehingga kadar gula terus menumpuk di dalam darah.

Pada dasarnya,, terdapat empat jenis diabetes yang perlu Anda ketahui, agar dapat mengantisipasi amputasi kaki karena diabetes. Perbedaan tipe diabetes ini memerlukan penanganan yang berbeda pula.

  • Diabetes Tipe 1

Diabetes tipe 1 adalah salah satu jenis diabetes melitus dimana jumlah hormon insulin sangat rendah bahkan tidak ada sama sekali. Hal yang menyebabkan penyakit diabetes melitus tipe 1 ini ialah faktor genetik atau penyakit autoimun kronis.

Gangguan autoimun, biasanya menyebabkan sistem imun yang berlebihan merusak organ tubuh itu sendiri termasuk pankreas yang menghasilkan hormon insulin. Jika hormon insulin ini tidak ada atau ada dalam jumlah sedikit, maka ia tak mampu mengontrol kadar gula darah.

  • Diabetes Tipe 2

Diabetes tipe 2 termasuk diabetes melitus yang terjadi akibat pola hidup yang kurang sehat. Orang dengan berat badan berlebih dan jarang melakukan kegiatan fisik berpotensi terkena diabetes tipe 2. Kebiasaan hidup yang tidak sehat ini memicu terjadinya resistensi insulin. 

Resistensi insulin terjadi ketika sel tubuh kurang responsif terhadap hormon insulin, sehingga sel tubuh tak dapat memproses gula darah menjadi energi. Akibatnya kadar glukosa ini terus menumpuk dalam darah.

  • Diabetes Gestasional

Diabetes gestasional terjadi pada wanita selama masa kehamilan sampai melahirkan. Perubahan hormon ketika hamil dapat memicu resistensi insulin. Wanita yang memiliki riwayat genetic, obesitas, dan hipertensi berpotensi menderita diabetes gestasional.

  • Diabetes Tipe Lain

Diabetes ini terjadi karena adanya beberapa faktor seperti kelainan hormon, infeksi, gangguan imun, genetik dan kondisi medis lainnya. Dokter perlu melakukan pemeriksaan lebih detail untuk mendiagnosa tipe diabetes yang Anda derita sehingga dapat menentukan penanganan yang tepat. 

Kondisi yang Mengakibatkan Amputasi Kaki Karena Diabetes

Penderita diabetes sudah seharusnya melakukan kontrol secara rutin untuk memastikan kadar gula darah, mengantisipasi komplikasi yang mungkin terjadi pada organ tubuh. Salah satu komplikasi yang kerap muncul pada penderita diabetes ialah amputasi kaki. 

Tak semua penderita diabetes harus menjalani operasi amputasi kaki karena setiap orang memiliki kondisi tubuh yang berbeda. Selain itu, tingkat keparahan penyakit diabetes pun berbeda-beda antara pasien yang satu dengan yang lain. 

Mengingat kaki merupakan organ gerak yang sangat dominan untuk mobilitas Anda, kami membuat kaki palsu, kaki prostetik, dan alat ortotik prostetik lainnya untuk membantu para penderita diabetes yang mengalami komplikasi amputasi. 

Berikut ini beberapa kondisi yang mengakibatkan penderita diabetes harus rela kehilangan anggota gerak badan:

  • Penyakit Arteri Perifer 

Salah satu komplikasi yang menimpa penderita diabetes ialah penyakit arteri perifer. Penyakit ini terjadi karena pembuluh darah arteri yang berasal dari jantung mengalami penyempitan, sehingga aliran darah ke kaki pun tersumbat.

Kaki yang kekurangan suplai darah akan terasa sakit ketika Anda berjalan. Selain itu, darah ini bertugas memberikan nutrisi pada jaringan kaki. Jika kaki terluka, jaringan ini akan sulit melakukan proses penyembuhan sehingga berpotensi menimbulkan infeksi.

Meskipun awalnya hanya berupa luka kecil, tersumbatnya aliran darah menyebabkan luka semakin besar dan infeksi dapat menjalar ke tulang. Kondisi infeksi yang parah pada area kaki cenderung membuat pasien menjalani amputasi kaki karena diabetes

  • Neuropati Diabetik

Komplikasi lain yang sering terjadi pada penderita diabetes ialah neuropati diabetik. Komplikasi ini mengacu pada kerusakan syaraf kaki sehingga penderita tidak lagi merasakan sensasi rasa sakit ketika kaki terluka maupun terpotong. 

Biasanya dokter memeriksa kondisi kaki penderita diabetes melitus untuk mencegah terjadinya kerusakan syaraf pada kaki. Pemeriksaan tersebut mencakup area punggung kaki, seluruh sisi kaki, telapak kaki, dan sela-sela jari. 

Pencegahan Amputasi Kaki Bagi Penderita Diabetes

Untuk menghindari amputasi kaki akibat komplikasi penyakit diabetes, maka Anda harus memastikan kadar gula darah tetap stabil dan melakukan perawatan kaki dengan benar. 

  • Kebersihan Kaki

Kebersihan kaki adalah hal penting bagi penderita diabetes untuk menurunkan resiko infeksi. Dengan mencuci kaki secara rutin terutama pada sela-sela jari, dan menjaga kelembaban jari kaki, maka kesehatan kaki Anda akan lebih terjaga.

  • Rutin Memeriksakan Kaki

Memeriksakan kaki secara rutin memudahkan dokter untuk menemukan kondisi  serius pada kaki Anda, baik tanda-tanda kerusakan saraf atau indikasi infeksi yang dapat berujung pada amputasi. Dengan mengetahui kondisi kaki lebih dini, maka dapat mengantisipasi amputasi kaki. 

  • Penggunaan Alas Kaki

Penggunaan alas kaki menjadi hal pokok dalam perawatan kaki penderita diabetes. Ke manapun Anda pergi harus menggunakan alas kaki yang bersih dan tidak sesak untuk menghindari faktor penyebab luka atau lecet. Sebab, luka sekecil apapun dapat menjadi besar.

Jenis Kaki Palsu untuk Penderita Diabetes

Sebagai perusahaan alat ortotik prostetik kami memproduksi berbagai jenis alat bantu untuk membantu para pasien yang telah mengalami amputasi kaki karena diabetes. Produk kami menjadi solusi bagi difabel yang tetap semangat menjalani hidupnya dengan lebih percaya diri. 

Mengingat kondisi tiap penderita diabetes yang mengalami amputasi kaki berbeda-beda, maka kami menyediakan kaki palsu berbeda pula. Bagi Anda yang mengalami amputasi kaki karena sebab lain pun bisa mendapatkan kaki palsu di tempat kami sesuai dengan kebutuhan Anda. 

  • Kaki palsu untuk yang mencakup area atas lutut
  • Kaki palsu import untuk area atas lutut
  • Kaki palsu lokal untuk area bawah lutut
  • Kaki palsu import untuk area bawah lutut
  • Kaki palsu veteran

Agar Anda dapat terhindar dari ancaman amputasi kaki, Anda perlu memperhatikan kondisi kaki dan melakukan perawatan sebaik mungkin. Karena penderita diabetes sangat rentan mengalami amputasi kaki akibat penanganan yang lambat ketika terjadi indikasi kerusakan pada kaki. 

Namun, bagi penderita yang diabetes yang sudah mengalami komplikasi parah dan terlanjur menjalani amputasi kaki karena diabetes, masih tetap ada harapan dengan menggunakan kaki palsu. Anda dapat membeli kaki palsu dan alat bantu lainnya di kurniaputraortopedi.com.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *